5 Kebiasaan Tidur yang Berbahaya Tapi Sering Diremehkan

Setelah lelah beraktivitas dan mencari nafkah seharian, malam hari adalah saat yang paling tepat untuk beristirahat. Tubuh manusia juga sebenarnya sudah memiliki mekanisme alami untuk merilekskan saraf-saraf yang tegang lewat tidur. Tak hanya itu, tidur sebenarnya merupakan elemen penting yang memungkinkan seseorang untuk
mencapai keberhasilan dalam hidup, menurunkan berat badan dan memperpanjang umur. Banyak penelitian yang menemukan bahwa kekurangan tidur dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.

Tapi ada banyak orang yang
meremehkan kebiasaan tidurnya,
seperti yang dilansir Fox News, Sein(3/12/2012) berikut ini:

1. Meremehkan jam tidur
Setiap orang memiliki lama jam tidur yang berbeda. Walau demikian, beberapa ahli menyarankan untuk
tidur sebanyak 9 jam per hari.
Sayangnya, banyak orang yang
mengalami kurang tidur kronis atau mengidap gangguan tidur.
Sebuah survei menemukan bahwa
kebanyakan pengidap insomnia
melakukan aktivitas yang mengganggu 1 jam sebelum masuk ke tempat tidur, yaitu menonton TV, mengoperasikan komputer dan melakukan pekerjaan rumah tangga. Artinya, aktivitas-aktivitas itu besar kemungkinannya mengganggu jam tidur.

2. Kekurangan atau kebanyakan tidur
National Health Interview Survey di AS menemukan bahwa orang dewasa yang terbiasa tidur kurang dari 6 jam lebih mungkin merokok, kecanduan alkohol, kurang olahraga, dan obesitas.
Menariknya, orang dewasa yang tidur lebih dari 9 jam juga sama-sama melakukan perilaku tidak sehat. Peneliti dari University College London menemukan bahwa kurang atau kebanyakan tidur meningkatkan risiko kematian sebesar 2 kali lipat. Para ilmuwan memang sudah yakin mengapa kurang tidur berakibat buruk bagi jantung, namun penyebab mengapa kebanyakan tidur juga memiliki efek yang sama masih menjadi misteri.

3. Tidur tak sesuai dengan pergerakan matahari Cryptochromes adalah protein yang ditemukan pada setiap makhluk hidup di bumi. Protein ini sensitif terhadap cahaya fajar dan senja serta mempengaruhi jam biologis dan banyak ditemukan di mata serta kulit. Dengan protein ini, tubuh manusia dapat mendeteksi sinar matahari bahkan dengan mata tertutup. Cryptochromes mendeteksi sinar
matahari dan mengurangi sinyal
kelenjar pineal pengubah serotonin sehingga membuat suasana hati meningkat sepanjang hari, juga
meningkatkan hormon melatonin agar tubuh dapat beristirahat dengan baik. Inilah yang memungkinkan orang
bangun segar di pagi hari.

4. Tidur dengan lampu menyala
Hormon tidur atau melatonin
dihambat oleh cahaya dan akan
meningkat seiring dengan gelap.
Semakin lama terjaga, produksi
melatonin akan menurun dan
berakibat buruk bagi kesehatan mental dan fisik. Penelitian menunjukkan
bahwa penuaan dini berkaitan dengan rendahnya kadar melatonin saat tidur.
Melatonin terlibat dalam proses
pembelajaran dan memori, serta
diduga efektif untuk mengobati
penyakit Alzheimer. Hormon ini
dianggap sebagai antioksidan kuat
yang mampu melindungi DNA dari kerusakan radikal bebas dan dapat mencegah perkembangan beberapa jenis kanker.

5. Tidur kurang nyenyak
Kekurangan tidur kronis dapat
mengubah metabolisme glukosa.
Kemampuan tubuh untuk
menghasilkan dan merespon insulin
akan menurun sekitar 30 persen, mirip
dengan tanda awal diabetes. Penelitian
telah menunjukkan bahwa kesulitan
tidur nyenyak juga berhubungan
dengan gangguan hormonal.
Jadi yang paling penting bukanlah
kuantitas tidurnya, melainkan
kualitasnya. Tidur yang kurang
berkualitas akan meningkatkan kadar
kortisol, hormon stres yang
bermanfaat, namun juga menjadi
masalah jika berlebihan. Kadar kortisol
yang tinggi akan menurunkan
testosteron, merusak sistem imun,
meningkatkan massa otot serta
tekanan darah. (detik/3/12/12)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s